ada di mana aku merasa bahagia 

tak ada beban ung pun ku gapai dengan mudah

bahagia terlena lalu lupa diri tercipta 

ku kira semua itu hadiah nyata nya itu awal ya ujian dari tuhan 


hati ini tinggi dan lupa aku jauh dari nya 

sisi angkuh manusia lupa tercipta semua hanya titipan belaka 

kadang lupa pada sesama merasa hamba yang di manja 

masa itu sebenar nya bahagia tapi aku sedih mengingat nya 


lalu sekejab berubah musibah datang

uang menjadi benda yang langka

tiap hari ku mngiba  mengemis sungguh hina 

tertekan kebingungan, asa  hampir saja hilang



mersa diri paling malang namun aku sangat dekat dengan tuhan 

ku lebih mesra pada nya lebih sering dengan nya 

lebih sering membaca  surat nya

  masa itu  mungkin masa yang paling kelam 


tapi masa itu memberi ku sebuah pelajaran 

menjadi manusia yang jalan tuhah memberi rahmar nya

dengan memberi ku ujian untuk kembali dekat pada nya 

semoga masa bahagia itu tiba kembali 


dengan aku yang lebih tau diri bahwa tiada yang abadi 

semua hanya titipan belaka jangan lupa pada sesama 

dua masa yang berbeda yang mengajarkan aku artikehidupan yang berharga 

semoga kebahagian ku tiba kebahagiaan yang di sertai rahmat nya 


Chintya 7 maret 2024 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pagi

rindu

Ulat yang malang